YTUBE
Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu Saat Apel Gabungan, Prajurit Harus Tahu Calon Kades se Kecamatan Senyerang Nyatakan Sikap Deklarasi Pilkades Damai Pengamanan Pilkades Serentak 2022, Panitia Diminta Laksanakan Sesuai Protap Klasemen Sementara Liga Santri Piala Kasad 2022 di Provinsi Jambi

Home / Kriminal

Selasa, 28 Desember 2021 - 10:41 WIB

Diimingi Uang dan HP, 13 Anak di Jambi Jadi Korban Perdagangan Manusia

FOTO : Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, SIK MH saat konfrensi pers di Polresta Jambi, Senin (27/12/21).

FOTO : Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, SIK MH saat konfrensi pers di Polresta Jambi, Senin (27/12/21).

JAMBI – Polresta Jambi berhasil mengungkap Kasus Perdagangan orang. Mirisnya, 13 Korban merupakan Anak dibawah Umur. Dari pengungkapan kasus ini, pihak Polresta juga berhasil mengamankan 3 (Tiga) Tersangka Pelaku.

“Berdasarkan laporan atas kehilangan Anak di Polresta Jambi kemudian ditindaklanjuti, saat ini kita berhasil mengamankan 3 (Tiga) Tersangka Pelaku perdagangan anak dibawah Umur,” ungkap Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi SIK, MH, saat konferensi Pers di Lobby Mapolresta Jambi, Senin (27/12/21).

“Tersangka pelaku inisial S (52) merupakan Warga Jakarta , dan Dua lagi merupakan mucikari berinisial R (36) dan ARS (15)  yang awalnya merupakan Korban dan akhirnya menjadi peluncur tersangka,” imbuh Kapolresta.

Kapolresta memaparkan, Polda dan Polresta mendapat laporan yang sama dari korban A (13) dan D (14)  lalu laporan kedua Korban C (18) dan AA (16). “Dari hasil penyelidikan berhasil mendapatkan 13 orang yang merupakan Korban perdagangan anak,” sebutnya.

BACA JUGA :  Ikuti Rakorda Partai Demokrat, Ini Kata Asnawi Ketua DPC Muaro Jambi

Kronologi kejadian sebut Kapolresta Jambi, Sabtu (4/12/21) Tersangka S memberikm uang transportasi Rp3 Juta kepada Pelaku Anak (Mucikari) ARS, untuk membawa Korban ke Jakarta menuju Hotel ALL Sedayu Kelapa Gading guna malayani Nafsu bejat Tersangka.

“Jadi usai melakukan aksi bejatnya tersangka S memberikan uang Rp3,5 Juta ke setiap Korban, lalu memberikan upah kepada mucikari sebesar Rp1 Juta dan memberikan kembali uang untuk ongkos ke Jambi Rp2 Juta,” beber Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan jika kedua mucikari sebelumnya merupakan korban tersangka dan akhirnya berlanjut menjadi mucikari. Disini Anak yang menjadi korban untuk pemuas Nafsu tersangka sendiri.

Pelaku boleh dibilang Fidofil menikmati anak dibawah umur. Atas perbuatannya mereka dijerat pasal 76F Jo pasal 83 UU RI nomor 35 tahun 2004 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 2 ayat 1 Jo pasal 17 UU RI no tahun 21 tahun 2007 tentang pemberantasan  tindak pidana perdagangan orang, dengan ancaman 15 tahun penjara.

BACA JUGA :  Diusulkan Menerima Remisi HUT RI ke-77, Tiga WBP Dinyatakan Bebas

Sementara Dirreskrimum Kombes Pol Kaswandi Irwan saat konferensi Pers juga menyebutkan, Korban sebelum diajak mucikari diimingi uang , handphone dan  fasilitas lalu tergiur untuk mengikuti ajakan Pelaku anak.

“Sampai saat ini ada 13 orang korban yang merupakan Warga Jambi. Untuk hasil lebih lanjut  masih tahap pengembangan apakah masih ada korban lainnya,” pungkas Kombes Pol Kaswandi Irwan.

Untuk diketahui, Konferensi pers terkait kasus perdagangan anak dibawah umur dipimpin Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi SIK MH dan juga  dihadiriDirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan , Kabid Humas Kombes Pol Mulia Prianto , Wakapolresta AKBP Ruli Andi Yunianto SIK, Kasat Reskrim Kompol Afrito Marbaro Macan , LPAI Bapak Edi, dan Ahli Psikologis Ibu Eli.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Mayat Laki-Laki di Kebun Sawit Tanjung Tayas Ternyata Korban Pembunuhan

Kriminal

Polsek Jaluko Buru Pelaku Pembuang Mayat Bayi di Simpang Sembubuk

Kriminal

Bawa 4 Kg Sabu, 2 Warga Asal Sumut dan Riau Diringkus Di Batang Asam

Kriminal

Polisi Tangkap Pemain Narkoba di Wilayah Batang Asam

Kriminal

Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Pengabuan, Polisi Curigai Sejumlah Tempat

Kriminal

Transaksi Sabu di Desa Purwodadi Gagal, Dua Pelaku di Gelandang ke Polsek Tebing Tinggi

Kriminal

Makin Meresahkan, Komplotan Berandalan di Jambi Bacok dan Rampas HP Korban

Kriminal

Tragis, IRT di Kuala Tungkal Meninggal Dunia Dibacok Orang Diduga ODGJ