indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kusruh di SMAN 3 Muaro Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Diminta Turun Tangan Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti

Home / Kriminal / Nasional / Pilihan Editor

Rabu, 11 Maret 2020 - 19:02 WIB

Kasus Kekerasan Wali Murid Terhadap Kepsek SMAN 10 Tanjabbar, Mendapat Respon Menkopolhukam

Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ripublik Indonesia./FOTO.Google

Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ripublik Indonesia./FOTO.Google

KUALA TUNGKAL – Viralnya kasusus kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu oknum wali murid terhadap Kepala SMA Negeri 10 TanjungJabung Barat pada Rabu 4 Maret 2020 pekan lalu yang tak terima anaknya ditegur oleh Kepsek mendapat tanggapan dari sejumlah pihak termasuk Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ripublik Indonesia.

Tanggapan itu ia sampaikan melalui cuitan akun @mohmahfudmd dengan screenshot media TV One yang memberitakan pengungkapan kasusu tersebut oleh Polres Tanjung Jabung Barat.

Mahfud MD menilai seorang wali murid tersebut sungguh keterlaluan telah demikian memperlakukan sang kepsek. Begini isi cuitan Menkopolhukam itu:

Pg ini ada berita seorang wali murid di Tanjung Jabung menganiaya kepala sekolah dgn keji dan menghina krn sang kepala sekolah melakukan tindakan pendisiplinan thd muridnya yg adl anak si penganiaya. Ini hrs ditindak tegas, apalagi si penganiaya diketahui menyimpan senjata api”.

BACA JUGA :  Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma'arif

 

Sebelumnya diberitakan, Pihak Kepolisian Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan pelaku berinisial BM pada Senin (09/03/20) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Mersam Kabupaten Batanghari saat sedang membawa Mobil Truk bermuatan logging.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dalam pres rilisnya kepada wartawan, Selasa (10/03/20) mengungkapkan, BM ditahan berawal dari laporan Kepala SMAN 10 Tanjung Jabung Barat yang menerima perlakuan penganiayaan dan ancaman dari BM pada Rabu 4 Maret lalu.

BACA JUGA :  Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya

Saat itu pelaku mendatangi kepsek di sekolah yang tak terima anaknya ditegur bermain hp saat ujian semester 12 berlangsung. Dimana saat ujian online menggunakan wifi, karena jaringan lemot, kepsek menginstruksikan agar hp siswa dikumpulkan.

Tidak tahu pemasalahan sebenarnya, meneria aduan anaknya, tiba-tiba pelaku datang ke SMAN 10 dan langsung marah-marah, lalu melakukan kekerasan dan pengancaman terhadap kepsek.

Polisi telah menetapkakn BM menajdi tersangka dengan pasal berlapis, pasal penganiayaan dan pencancaman serta UU RI Nomor 12 /DRT tahun 1951 pasal kepemilikan senjata api illegal.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pelaku Penusukan Pemuda di Desa Jambi Tulo Berhasil Ditangkap Polisi

Nasional

Pandemi Wabah Virus Corona, Dewan Pers Ajak Insan Pers Bersatu

Berita

Kapolres Tanjabbar dan Dandim Ajak Warga Tak Terprovokasi Insiden Perusakan Mushala di Minahasa Utara Sulut

Nasional

Desain Arsitektur Masjid Raya Sumbar Masuk Sebagai Terbaik di Dunia

Nasional

Postingan Instagram Bupati Banjarnegara Pasca Ditahan Buat Geger KPK

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Rilis Sejumlah Pangkalan Gas Bermasalah di Tungkal Ilir

Pilihan Editor

Pantauan ISPU, Kualitas Udara di Tanjab Barat Tidak Sehat

Nasional

BKN Nyatakan Verval SKD 521 Instansi Selesai, Kelulusan SKD Diumumkan pada 22–23 Maret 2020